• Sejuta Desa

    Sejuta informasi Desa di Indonesia

    SEJARAH DESA BANDAR NEGERI

    SEJARAH SINGKAT DESA BANDAR NEGERI

    KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI
    KABUPATEN LAMPUNG TIMUR



    Dalam rangka memenuhi syarat untuk mengikuti perlombaan Desa berprestasi Tingkat Kabupaten tahun 2016, perkenankan kami mengutip sejarah singkat berdirinya Desa Bandar Negeri. Pada awalnya  Desa Bandar Negeri berasal dari pemekaran Dari Desa Tebing Kecamatan Labuhan Maringgai sejak Tahun 1974. Pada Waktu itu masih hutan belantara. Pada Tahun 1975, ada seorang tokoh masyarakat Desa Tebing yang bernama Bapak Temenggung Hasan Selaku Ketua Pembukaan Dibantu dengan rekan-rekannya antara lain :

    Bapak Wiryo Sukir dari Dusun Lubuk Intan Desa Tanjung AjiBapak Tukiran dari PringsewuBapak Warsito

    Pada waktu itu Penduduknya berasal dari  belitang ( sumatra selatan ) Sribhawono dan pringsewu dengan nama wilayah Dusun 7 dari Desa Tebing.

    Pada Tahun 1980 Menjadi Desa Persiapan dengan nama Desa Bandar Negeri yang di pimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Temenggung Hasan ( selaku ketua pembukaan ).

    Pada tanggal 20 Agustus 1982 Dalam Periode Pemerintahan Orde Baru Desa Bandar Negeri Diersmikan menjadi Desa Definitif, yang terdiri dari 3 Dusun dengan Kepala Desa Bapak Temenggung Hasan.

    Sejak berdirinya Desa Bandar Negeri hingga sekarang yanag pernah menjabat Kepala Desa Bandar Negeri adalah sebagai berikut.

    NO PERIODE NAMA KEPALA DESA KETERANGAN
    1 1980-1983 TEMENGGUNG HASAN 3 TAHUN
    2 1983-1984 EFENDI 1 TAHUN
    3 1984-1987 IBNU SUTOWO 3 TAHUN
    4 1987-1991 PRAWOSO 4 TAHUN
    5 1991-1995 SUPARJO 4 TAHUN
    6 1995-1996 SANTOSO 1 TAHUN
    7 1996-1998 IBNU SUTOWO 2 TAHUN
    8 1998-1999 ISRONI MIHRODI 1 TAHUN
    9 1999-2001 Hi. BRONTO KASIO HADI 3 TAHUN
    10 2001-2002 KASBANI 6 TAHUN
    11 2002-2004 Hi. BRONTO KASIO HADI 2 TAHUN
    12 2004-2004 KEMIS 4 TAHUN
    13 2004-2006 KASBANI 2 TAHUN
    14 2006-2008 DWI BASUKI PURNOMO 1 TAHUN
    15 2008-2013 SUPARJO 5 TAHUN
    16 2014 s/d Sekarang Hi. TRIYONO 2 TAHUN  1 BLN





    Sejalan dengan Pesatnya perkembangan Desa sehingga pada tahun 1991 oleh Pemerintah di angkat menjadi Desa Definitif ( Swakarya ) setara dengan Desa tetangga dapat mencalonkan dan memilih Kepala Desa.  Desa Bandar Negeri terletak di ujung selatan wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai 10  Km, Jarak dari Ibu Kota Kecamatan , transportasi lancar pada saat ini telah di bangun Pelebaran Jalan Lintas Pantai Timur Bakauheni-Medan.

    Dengan Jumlah Penduduk  Desa Bandar Negeri  sampai bulan Desember  2015:

    Jumlah penduduk                                            :   4.093 Jiwa

    Terdiri dari penduduk Laki-laki                      :  Jiwa

    Penduduk Perempuan                                     :  Jiwa

    Jumlah Kepala Keluarga                                 :   KK

    yang terdiri dari Suku Lampung, Jawa, Sunda, Bali, dan Batak,

    Desa Bandar Negeri   semula mempunyai luas wilayah  …  Ha, yang terdiri: Tanah lahan Pemukiman , Tanah lahan pertanian ,Tanah Lahan Pertambakan  dan  Tanah fasilitas umum, di karenakan adanya Abrasi Pantai , sehingga Luas wilayah Desa Bandar Negeri sampai saat ini menjadi …. Ha.

    Adapun Batas – batas Desa Sebagai berikut :

    Sebelah Utara berbatasan dengan : Desa Muara Gading MasSebelah Timur berbatasa dengan : Pantai Laut JawaSebelah Barat berbatasan degan : Sungai Nibung dan Sido Makmur Ds. Tanjung AjiSebelah Selatan berbatasan dengan : Desa Karya Makmur

    Penduduk…….. Jiwa L/P dengan KK ……. KK, yang terdiri dari berbagai suku, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Lampung, Palembang dan Ambon.

    Mata Pencaharian: Tani sawah, Tambak, Nelayan, dan Dagang, dan atas kerja keras dari masyarakat  dan begitu banyaknya bantuan  yang telah di kucurkan oleh  Pemerintah sejak tahun 2008,  Desa Bandar Negeri  telah mampu untuk swasembada Pangan

    Tingkat Pendidikan Umum dan agama: Paud,TK, SDN, MI,  SMP, dan Pondok Pesantren.

    Selain tingkat perkembangan, Desa Bandar Negeri mempunyai CIRI KHAS BUDAYA ADAT ISTIADAT , peringatan Hari Jadi / HUT Desa yang di rayakan setiap setahun sekali mengadakan Pengruwatan Bumi se isinya dengan membaca Surat Yasin / Do’a bersama di lokasi pada awal merintis penebangan Hutan tahun 1976 dulu.Adapun adat istiadat peringatan HUT Desa ini warisan dari pendiri Desa untuk di lestarikan sebagai acara Ritual.

    sumber : bandarnegerilamtim.com

    No comments:

    Post a Comment